Kepolisian Kota Tangerang Amankan 11 Pelajar Yang Akan Demo

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG –Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 11 pelajar yang terindikasi hendak menuju ke Jakarta untuk ikut demo 11 April. Mereka diamankan Jl Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.

“Disayangkan baru sampai jam segini aja sudah 11 anak kita amankan dan terindikasi di HP yang kita periksa ajakan-ajakan ke Jakarta semuanya mengajak ke sana ini yang sedang telusuri ajakan ini termasuk titik kumpul,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin kepada wartawan didampingi kabid Humas Kompol Abdul Rohim ,Senin (11/4/2022).

Menurutnya kesebelas anak ini terindikasi masih sekolah dan ada beberapa yang sudah tidak sekolah. Ia mengaku akan melakukan pemeriksaan dan memberikan edukasi kepada pelajar itu.

Komarudin menegaskan pihaknya akan mencari tau siapa orang dibalik yang menggerakkan anak-anak ini. Jika sudah terdeteksi ia mengaku tidak segan-segan akan melaporkannya ke KPAI karena memanfaatkan anak untuk kepentingan sepihak.

“Jadi yang kita cari siapa yang menggerakkan mereka itu yang kita cari. Pastinya nanti ya (dipanggil orang tua atau gurunya),” tambah Kapolres.

Komarudin mengatakan,pihaknya akan memanggil orang tua pelajar itu. Ia mengatakan bahwa 11 pelajar yang diamankan ini tak mengetahui tujuan demo 11 April yang akan digelar di Jakarta.

“Dari 11 anak yang diamankan satupun tidak ada yang bisa menjelaskan tujuan mereka ke Jakarta atau permasalahan yang akan diangkat dalam aksi itu ga ada yang tau semuanya,” ucapnya.

Sementara itu, untuk hari ini Komarudin menyebut pihaknya menurunkan 1.361 personel gabungan yang tersebar di 8 titik pos penyekatan. Itu terdiri dari 4 stasiun kereta api mulai dari Stasiun Tangerang, Batuceper, Tanah Tinggi dan Poris.

“Kemudian ada 4 pos penyekatan akses jalan yang menuju Jakarta. Mulai dari Jatiuwung kemudian Batuceper, Green Lake Cipondoh, dan Kreo Ciledug nah ini lah akses Jakarta yang kita antisipasi mulai dari semalam kita sudah lakukan upaya pemantauan,” ungkapnya.

Ia menyatakan penyekatan ini untuk antisipasi kelompok yang bukan mahasiswa, seperti kelompok anarko ataupun pelajar.

“Ini yang akan kita lakukan penyekatan,maka karena itu dengan antisipasi kegiatan yang kita lakukan, aktivitas penyampaian pendapat di muka umum oleh mahasiswa bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya kelompok ini,” jelasnya. (ayu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *