SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Komisi IV DPRD Kota Tangerang melakukan hearing dengan Pihak Angkasa Pura II, Dinas Perhubungan, Bappenda, Dinas PUPR, Bidang Aset serta masyarakat Aliansi Batuceper Menggugat, terkait Jalan Juanda dan Jalan Garuda Kecamatan Neglasari.
Ketua Komisi IV Sumarti mengatakan, Pihak aliansi Batuceper Mempertantakan dan memohon kapan dibangunnya jalan Juanda dan Garuda itu cepat diperbaiki.
“Sehingga kita kumpulkan semua dinas terkait dan telah merumuskan bahwa jalan tersebut akan ditutup sementara bagi pengguna mobil bermuatan besar.
Mulai Selasa jalan tersebut ditutup sementara bagi mobil truk atau bermuatan besar,” Ucap Sumarti saat ditemui, Jum’at (1/3/22).
Sumarti menilai, permasalahan jalan tersebut sedang ditangani oleh pihak Kejari Banten dan kita sedang menunggu hasil Liaison Officer (LO) nya.
“Kita masih menunggu hasil dari LO tersebut, karena ini terkait aset dan sudah ada pendampingan dengan Kejari. Insya Allah secepatnya sudah ada putusan agar jalan Juanda dan Garuda dapat segera diperbaiki,” katanya.
Lanjut Sumarti, bahwa Dinas PUPR Kota Tangerang telah menganggarkan jalan tersebut pada tahun 2021 lalu.
“Dinas PUPR sebenarnya sudah menganggarkan sejak tahun lalu untuk perbaikan, akan tetapi belum ada putusan LO nya, kalau LO sudah diterima mungkin bulan Juni mendatang sudah bisa dilaksanakan,” ungkapnya
Sementara, Apanudin menambahkan, Pada intinya pihak dari AP II dan Pemkot Tangerang semangatnya sama. Artinya jangan sampai jalan tersebut jadi korban pada masyarakat lagi.
“Nawaitunya dari pihak AP II sudah baik, jangan juga yang sudah baik jadi salah,” jelasnya
Apanudin yang kerap disapa Jalu itu menegaskan, dirinya meminta kepada masyarakat agar ada pembatasan kendaraan besar agar tidak lewat jalan Juanda dan Garuda itu untuk sementara. Bisa dialihkan ke yang lain dan sepakat tadi di portal.
“Penutupan sementara disepakati untuk dibuat portal,Insya Allah hari Selasa sudah action dan Senin akan disosialisasikan ke masyarakat melalui Kelurahan setempat.”katanya. (dul)







