Mahasiswa Teriaki Pj Gubernur Banten ‘Gagal’ di Rapat Paripurna DPRD

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, SERANG – Kericuhan terjadi saat Paripurna Istimewa HUT ke-23 Provinsi Banten di gedung DPRD Banten, Kota Serang, Rabu (4/10/2023).

Dimana, dua orang aktifis tanpa diduga masuk ke dalam ruang Paripurna dan langsung berteriak bahwa reformasi birokrasi di Banten gagal.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar, diteriaki ‘gagal’ oleh mahasiswa di dalam rapat paripurna DPRD Banten. Dua mahasiswa itu kemudian dikeluarkan dari ruang rapat paripurna HUT Provinsi Banten ke-23.

“Gubernur gagal, Gubernur gagal,” teriak mahasiswa tersebut di dalam ruang rapat DPRD Banten.

Dua mahasiswa itu berteriak saat Muktabar menyampaikan pidatonya. Muktabar bicara soal pengentasan masyarakat miskin, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan manusia.

Muktabar menghentikan sementara pidatonya saat dua mahasiswa itu berteriak. Pihak keamanan gedung DPRD Banten kemudian mendatangi kedua mahasiswa itu dan menarik mereka keluar.

“Gubernur gagal, reformasi birokrasi. Mundur, Gubernur gagal,” teriak mahasiswa itu.

Setelah ditarik keluar dari ruang rapat, seorang mahasiswa menunjukkan bibirnya berdarah.

“Tadi saya ditarik, ini bibir saya begini, mata dicolok,” kata mahasiswa yang mengaku bernama Sahrul Muhtarom, dari organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak atau Kumala.

“Yang (kami) aspirasikan Banten gagal, banyak kemiskinan, pengangguran tinggi,” sambungnya.(Wan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *