SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi risiko banjir, salah satunya melalui penataan kawasan Situ Bulakan di Kecamatan Periuk. Saat ini, pembangunan turap di kawasan tersebut tengah berlangsung sebagai bagian dari penguatan fungsi situ sebagai tampungan air.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, meninjau langsung pembangunan turap di Situ Bulakan, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Situ Bulakan memiliki peran penting dalam mendukung sistem tata air di Kota Tangerang, khususnya bagi wilayah Periuk dan sekitarnya.
Menurutnya, keberadaan situ tidak hanya berfungsi sebagai penampung air untuk membantu pengendalian banjir, tetapi juga menjadi aset lingkungan yang perlu dijaga keberlanjutannya.
“Situ Bulakan bukan hanya tampungan air, tetapi juga aset lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Maryono.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga kebersihan kawasan situ dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air dan bantaran situ yang dapat menghambat aliran air.
“Kalau situ bersih, daya tampung air akan lebih optimal. Dan kepedulian masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung upaya pengendalian banjir,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Maryono juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten yang telah merealisasikan pembangunan turap di Situ Bulakan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi langkah strategis untuk melindungi kawasan situ sekaligus mengurangi potensi genangan di wilayah sekitar.
Pembangunan turap merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pengendalian banjir serta menjaga kelestarian lingkungan perkotaan.
Melalui kolaborasi tersebut, Situ Bulakan diharapkan dapat berfungsi lebih optimal sebagai kawasan resapan dan tampungan air, sekaligus menjadi ruang lingkungan yang bersih, tertata, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Zaki)







