SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Upaya pencegahan stunting di Kota Tangerang terus dilakukan sejak masa kehamilan. Salah satunya melalui layanan pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin, termasuk fasilitas pemeriksaan ultrasonografi (USG) gratis yang tersedia di fasilitas kesehatan pemerintah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan kesehatan ibu selama masa kehamilan menjadi faktor penting dalam menentukan tumbuh kembang bayi. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh ibu hamil mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah dan tanpa biaya.
“Seluruh ibu hamil harus melakukan pemeriksaan antenatal atau pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan. Minimal enam kali selama masa kehamilan dan seluruh layanan tersebut diupayakan gratis oleh pemerintah,” ujar Dini.
Menurutnya, pemeriksaan kehamilan secara berkala diperlukan untuk memantau kondisi ibu dan janin, sekaligus mendeteksi lebih dini berbagai risiko yang dapat memengaruhi kesehatan bayi saat lahir.
Selain pemeriksaan rutin, ibu hamil juga berhak memperoleh layanan USG sedikitnya dua kali selama masa kehamilan yang dilakukan oleh dokter dengan kompetensi pemeriksaan ultrasonografi.
“Antenatal care enam kali, dua kali di antaranya USG selama kehamilan, yang dilakukan untuk melihat perkembangan janin, mendeteksi kemungkinan kelainan, serta mengidentifikasi risiko tinggi sejak awal sehingga dapat segera ditangani,” jelasnya.
Dini menuturkan, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan stunting yang dimulai sejak sebelum bayi dilahirkan. Pemerintah berupaya memastikan kondisi kesehatan ibu tetap terjaga serta kebutuhan gizi janin dapat terpenuhi secara optimal.
“Kita jaga supaya janin yang dikandung dalam kondisi sehat, tidak berpotensi mengalami gizi kurang maupun gizi buruk. Di sisi lain, kesehatan ibunya juga harus terjaga agar terhindar dari berbagai komplikasi selama kehamilan maupun persalinan,” katanya.
Tak hanya itu, petugas kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap ibu hamil yang berisiko mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) maupun anemia. Apabila ditemukan kondisi tersebut, pemerintah akan memberikan intervensi berupa edukasi gizi dan bantuan makanan tambahan.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengimbau para ibu hamil untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, baik di posyandu maupun puskesmas, guna memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga hingga proses persalinan.
“Ibu hamil jangan ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan pemerintah. Datang ke posyandu maupun puskesmas karena seluruh layanan ini bertujuan menjaga kesehatan ibu dan bayi sejak dini,” tutupnya. (Ahmad)







