SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Festival Al-A’zhom di Kota Tangerang tak hanya menghadirkan hiburan religi dan kuliner, tapi juga menjadi surga bagi para pelaku usaha, salah satunya Stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ribuan pengunjung memadati kawasan Masjid Raya Al-A’zhom sejak dibuka pada 26 Juni 2025 lalu. Festival tahunan yang kini memasuki tahun ke-12 ini menjadi magnet wisata religi dan budaya dengan beragam sajian kuliner, literasi, fashion, hingga hiburan rakyat.
Di tengah hiruk-pikuk pengunjung, senyum hangat para pelaku UMKM kuliner menyambut para pembeli di stand kecilnya. Ia menjajakan aneka hidangan khas Nusantara.
“Ada pecel sayur, gorengan, bihun, ayam katsu, telur dadar, dan juga es-esan,” ujarnya sambil sibuk melayani pelanggan.
Dalam wawancara yang dilakukan oleh Safira Rizky Rahmania, siswi SMK Negeri 42 Jakarta yang sedang PKL di media Suluh News, terungkap bahwa biaya sewa stand di festival ini mencapai Rp2 juta untuk 11 hari.
“Kalau hari biasa, kita bisa dapat sekitar 1 sampai 2 juta per hari, dan itu sudah cukup memenuhi target saya.” ujar pelaku UMKM yang tak disebutkan namanya.
Ketika ditanya soal keluhan selama mengikuti festival, pelaku UMKM ini mengaku tidak mengalami kendala, meskipun cuaca sempat memengaruhi jumlah pengunjung.
“Cuaca kadang nggak bersahabat, ya otomatis pengunjung juga berkurang. Tapi itu wajar, kita juga gak bisa nyalahin alam” tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia atas fasilitas yang telah disediakan, seperti tenda dan listrik, yang dinilai sudah cukup baik.
“Sudah cukup bagus. Harapannya bisa dipertahankan terus seperti ini,” pungkasnya.
Harga sewa stand di Festival Al-A’zhom pun bervariasi, tergantung posisi dan jenis produk. Untuk kuliner mulai dari Rp2 juta, fashion Rp2,5 juta, dan ada pula yang mencapai Rp3 juta. Hasil dari penyewaan ini dialokasikan untuk mendukung pengisi acara dan kelancaran kegiatan festival.(m3safira)







