SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG — Suasana khidmat dan semangat religius menyelimuti Kantor Kecamatan Sepatan Timur. Ribuan masyarakat tampak antusias menghadiri Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-10 Tingkat Kecamatan Sepatan Timur, sebuah agenda tahunan yang menjadi barometer pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna (GSG) Kantor Kecamatan Sepatan Timur, Minggu (7/12/2025) pagi hingga selesai.
Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini berlangsung lancar, sukses, serta penuh nuansa kebersamaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho, S.STP., M.M., Ketua Panitia Candra Pradana, Kapolsek Sepatan, Danramil Sepatan, Ketua LPTQ, Ketua MUI, Kepala KUA, para Kepala Desa se-Kecamatan Sepatan Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kafilah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho, S.STP., M.M. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya STQ ke-10 tingkat Kecamatan Sepatan Timur.
“Alhamdulillah, kegiatan STQ ini dapat terlaksana dengan baik. STQ menjadi barometer dalam mencari bibit-bibit unggul berprestasi. Melalui momentum ini, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, serta mampu menjadi benteng moral bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kecamatan Sepatan Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia STQ Candra Pradana menuturkan bahwa kegiatan STQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar semakin mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.
“STQ ke-10 ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terbagi dalam lima cabang perlombaan, di antaranya Tahfidz Qur’an, Tilawatil Qur’an, Murottal, Cerdas Cermat, dan Qasidah. Kami berharap kegiatan ini dapat menjaring bibit-bibit unggul berprestasi untuk dibina dan diikutsertakan pada STQ tingkat Kabupaten Tangerang mendatang,” tuturnya.
Ia menambahkan, STQ juga menjadi sarana untuk membentuk masyarakat yang religius serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. (Tuti)







