SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) terus memperkuat pengawasan alat ukur di sektor perdagangan, khususnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui layanan uji tera alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) yang dilaksanakan oleh UPT Pelayanan Metrologi Legal Kota Tangerang.
Kegiatan uji tera kali ini dilaksanakan di SPBU 34.15128 Jatiuwung, Selasa (27/1/26), sebagai bagian dari rangkaian persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang.
Kepala UPT Pelayanan Metrologi Legal Kota Tangerang, Nur Hidayati, menjelaskan bahwa peneraan alat ukur merupakan program rutin Disperindagkop UKM untuk memastikan setiap alat yang digunakan dalam transaksi perdagangan memenuhi standar keakuratan.
“Melalui kegiatan tera ini, kami memastikan bahwa alat ukur, takar, dan timbang yang digunakan, khususnya di SPBU, telah sesuai standar dan terjamin keakuratannya. Ini adalah bentuk perlindungan konsumen agar masyarakat mendapatkan haknya secara adil,” ujar Nur.
Ia menambahkan, apabila dalam proses pengujian ditemukan adanya ketidaksesuaian takaran, petugas akan langsung melakukan penyesuaian. Namun, apabila alat ukur tidak memungkinkan untuk diperbaiki, maka akan dilakukan penyegelan sementara hingga pihak pengelola SPBU melakukan perbaikan dan mengajukan pengujian ulang.
“Selama tahun 2025 hingga awal 2026, hasil pengawasan kami menunjukkan bahwa seluruh SPBU di Kota Tangerang, termasuk yang berada di jalur mudik, terpantau dalam kondisi baik dan sesuai ketentuan,” tambahnya.
Sementara itu, Manager SPBU 34.15128 Jatiuwung, Kosasih, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan uji tera oleh Pemkot Tangerang. Menurutnya, kegiatan tersebut berperan penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan SPBU.
“Uji tera ini sangat penting dan memang dilakukan secara berkala setahun sekali. Dengan adanya peneraan dari pemerintah kota, masyarakat jadi lebih percaya dan merasa aman saat membeli BBM,” ujarnya. (Ahmad)







