Penggalian Pipa Air Bersih PAM Jaya di Jalan Warung Gantung, Kalideres: Warga Keluhkan Jalan Menyempit dan Debu

Penggalian Pipa Air Bersih PAM Jaya di Jalan Warung Gantung, Kalideres: Warga Keluhkan Jalan Menyempit dan Debu.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT – Proyek penggalian pipa air bersih (PAM) di Jalan Warung Gantung, Kalideres, Jakarta Barat, sudah berlangsung sejak akhir September 2025. Hingga lebih dari seminggu, kondisi jalan di sekitar lokasi terlihat menyempit akibat tumpukan karung tanah, papan kayu, serta barikade plastik merah yang dipasang sebagai pembatas area kerja.

Pantauan di lapangan, sisa tanah galian dan material proyek menumpuk di sisi jalan. Akibatnya, ruang gerak kendaraan menjadi terbatas. Jalan yang biasanya bisa dilalui dua arah dengan lancar kini hanya menyisakan jalur sempit, sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Seorang petugas lapangan, Heri (37), menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari program peremajaan jaringan pipa air bersih untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pipa lama sudah banyak yang rusak dan bocor, jadi diganti dengan pipa baru. Pengerjaan memang agak lama karena harus hati-hati supaya tidak merusak kabel atau jaringan lain di bawah tanah. Targetnya, sekitar dua sampai tiga minggu ke depan sudah selesai, jalan juga akan dibersihkan kembali,” ujar Heri.

Meski demikian, warga setempat mengaku terganggu dengan kondisi selama pengerjaan. Siti Aminah (45), seorang ibu rumah tangga yang kerap berjalan kaki di kawasan itu, mengatakan debu dan jalan yang menyempit cukup merepotkan.

“Kalau lewat siang-siang debunya lumayan, apalagi kalau ada motor kencang. Kadang juga macet disini, banyak mobil besar lewat. Udah macet jadi tambah macet. Tapi kalau hasilnya bisa bikin air PAM lebih lancar, ya kita berharap cepat selesai saja,” ungkap Siti.

Proyek penggalian pipa air bersih di Jalan Warung Gantung ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan distribusi air bagi warga Kalideres. Meski sementara menimbulkan ketidaknyamanan, masyarakat tetap menaruh harapan agar pengerjaan bisa segera rampung, jalan kembali normal, dan kebutuhan air bersih semakin terjamin. (m3safira)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *