SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) 2025 kembali digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang ekspresi bagi pelajar untuk menunjukkan bakat, baik di bidang olahraga maupun seni.
Ketua Panitia, Beni, menyampaikan bahwa sebagai panitia, ia merasa bangga karena PORSENI selalu disambut dengan antusias oleh para siswa. Ajang ini menjadi ruang yang positif bagi pelajar untuk berkembang.
“Sebagai panitia, tentu ini jadi suatu kebanggaan melihat acara ini disambut secara antusias oleh para peserta,” ujarnya.
Untuk tahun ini, beberapa perlombaan seni yang dilombakan di antaranya vokal grup dan berbalas pantun. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dan berlangsung hingga sore hari.
“Kita biasanya mulai jam 8 pagi sampai selesai. Nah, selesainya ini tergantung dari jumlah peserta, teknis, dan lain sebagainya,” jelas Beni.
Peserta yang mengikuti lomba berasal dari jenjang SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Tangerang. Acara ini membuka ruang kolaborasi serta persaingan sehat antar sekolah.
Tak hanya itu, sebelum perlombaan dimulai, tim panitia terlebih dahulu melakukan penyusunan tahapan-tahapan penting demi kelancaran acara. Proses ini dilakukan secara bertahap atau step by step, mulai dari perencanaan awal hingga pelaksanaan.
“Sebelum perlombaan memang ada beberapa step ya. Pertama ada sosialisasi perlombaan, kemudian kita adakan technical meeting terkait petunjuk teknis (juknis)—apa saja yang diperlukan, apa saja yang disiapkan, dan sebagainya,” jelas Beni.
Dari segi pendanaan, kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Tangerang. “Kalau dana itu dari Dinas Pendidikan. Dananya dari APBD Kota Tangerang,” katanya.
Selama perlombaan berlangsung, panitia juga memastikan seluruh aspek teknis berjalan lancar dan tertib. Rundown acara disusun dengan sistematis, mulai dari pengundian nomor tampil hingga teknis lainnya.
“Kita sudah menyiapkan rundown, termasuk undian nomor urut dan hal teknis lainnya,” tutup Beni.
Dengan adanya PORSENI 2025, Dinas Pendidikan Kota Tangerang berharap kegiatan ini tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat karakter siswa melalui seni dan semangat sportivitas. (m3rini)







