SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Upaya memperkenalkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Malang, Jawa Timur, kini mulai menyentuh masyarakat Tangerang. Salah satunya dilakukan Irma, warga Ciledug, yang memilih jalur penjualan keliling untuk menjajakan produk tersebut.
Irma mengaku, alasan dirinya memilih berjualan di kawasan pusat Kota Tangerang bukan tanpa sebab. Selain lokasi yang ramai saat sore hari, keberadaan masjid juga menjadi nilai tambah.
“Di sini enak, bisa sekalian sholat, ada toilet juga, dan suasana sore sering ramai karena banyak warga yang berkumpul,” ujarnya.
Berbeda dengan model pemasaran di stan, Irma bersama tim memilih sistem jemput bola. Mereka langsung mendatangi calon pembeli dengan membawa produk.
“Tipenya bukan sales yang diam di stand, tapi memang jemput bola, samperin customer,” katanya.
Produk yang dijual merupakan hasil UMKM dari Malang. Pemilik usaha memiliki gudang penyimpanan di daerah Karang Tengah, Ciledug, sehingga para tenaga penjualan dapat mengambil barang dengan mudah. Irma sendiri mengaku hanya bertugas memasarkan.
“Saya freelance, biasanya jualan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Kalau hari biasa saya ibu rumah tangga, jadi waktunya lebih fokus ke keluarga,” jelasnya.
Jam kerjanya pun fleksibel, mulai dari pukul 10 pagi hingga selesai, tergantung rezeki hari itu.
“Kadang bisa pulang sore, kadang sampai malam setelah Isya,” tambahnya.
Meski begitu, berjualan keliling bukan tanpa tantangan. Menurut Irma, penolakan adalah hal yang paling sering ia temui. Namun, semangat dan doa selalu menjadi pegangan.
“Tantangan terbesar pasti penolakan. Tapi kita harus lapang dada, karena di balik penolakan pasti ada penerimaan,” tuturnya.
Ke depan, Irma berharap usahanya bisa terus berjalan lancar. Harapannya sederhana, agar produk yang ditawarkan semakin dikenal dan selalu ada pembeli.
“Setiap berangkat jualan pasti ada rasa ragu, laku atau tidak. Tapi Bismillah saja, mudah-mudahan Allah kasih jalan,” ungkapnya.
Masyarakat diharapkan dapat ikut memberi ruang bagi para pelaku UMKM keliling untuk tetap bertahan. Dukungan sederhana, seperti membeli produk mereka, bisa menjadi langkah kecil namun berarti dalam melariskan usaha dan menjaga semangat para penjual. Dengan begitu, UMKM lokal dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.(m3rini)







