Proyek Rehabilitasi Jalan Dan Pendestrian Di Jalan Raya Serpong Diduga Mengabaikan K3L, Kadis PUPR Banten Respon Begini

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, TANGERANG SELATAN – Proyek Rehabilitasi Jalan dan Pendestrian di Jalan Raya Serpong Pakulonan Tangerang Selatan sebesar 13,6 Milyar TA 2023 dari Dinas PUPR Banten diduga mengabaikan K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan) hingga mendapatkan keluhan dari masyarakat.

Salah satu masyarakat yang terkena dampak langsung dari proyek tersebut yang bernama Mario mengatakan, proyek tersebut terkesan asal-asalan dan sangat mengganggu aktifitas bisnisnya.

“Banyaknya tumpukan tanah telah mengganggu kegiatan kami, bahkan ada kendaraan terpelosok di galian tersebut,” sebutnya.

Warga lainnya pun (tidak mau namanya ditulis) menyebutkan, banyaknya debu yang diakibatkan pengerjaan tersebut.

“Debu nya banyak sekali, apalagi musim panas ini, mohon pihak berwenang menindaklanjutinya” tambahnya.

Saat awak media SuluhNews menghubungi Kadis PUPR Banten Arlan Marzan, (Rabu,16/08/2023) perihal diatas, beliau mengatakan, telah kami tindak lanjuti keluhan dari masyarakat tersebut.

“Tanah bekas galian sudah dibuang oleh kontraktor, sisanya sementara disimpan diatas saluran agar tidak mengganggu lalu lintas,” katanya.

Kemudian, ia juga menyebutkan bahwa pengerjaan sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Sebelum pemasangan saluran uditch, sudah dipasang lantai kerja berupa sirtu,” imbuhnya.

Kadis PUPR Banten memohon maaf kepada pengguna jalan dan masyarakat, karena selama pelaksanaan pekerjaan kegiatan perjalanan maupun aktivitas akan sedikit terhambat.

“Kami upayakan maksimal penyelesaian pekerjaannya dengan harapan ke depan selain manfaat dalam konteks penanganan genangan air dijalan tapi juga akan makin memperindah jalan dengan adanya pembangunan pedestrian untuk pejalan kaki,” tutupnya.(Adi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *