SULUHNEWS.ID, KAB.TANGERANG -Burhanudin (37 ) warga desa Daru kecamatan Jambe kabupaten Tangerang Banten,mempunyai empat saudara,sedangkan Burhanudin adalah anak yang paling kecil (bontot).Sejak ditinggal kedua orangnya Burhanudin harus banting tulang untuk mencari nafkah,karena tiga kakaknya mengalami lumpuh permanen.
Menurut Burhanudin ,ketiga kakaknya mengalami lumpuh permanen sejah dulu,Burhanudin menceritakan dimana ketiga kakak suatu masih sekolah dasar pada sakit panas sampai kejang- kejang yang akhirnya mereka tiba-tiba jadi lumpuh sampai sekarang ( Selasa 16-02-2021 )
Burhanudin atau yang sering di panggil Aang menceritakan kepada Suluhnews.id , ketiga saudaranya dalam kondisi tidak sehat selaku adik yang paling kecil dirinya harus dapat membantu dan menurus ketiga kakak sejak kedua orang tua telah tiada,”Alhamdulillah selama ini ada saja bantuan yang datang, termasuk belum lama ini dapat bantuan kursi roda, bantuan pemerinta yang melalui bank BJB dua kali dapat sebesar 600 ribu rupiah sekali ambil, begitu juga bantuan dari pak kades sewaktu pak kades masih ada ,sedangkan sekarang Pak Kades telah tiada (Meninggal dunia),tutur Burhanudin.
Burhanudin pun mengatakan,dirinya mengdengar pemerintah memberikan bantuan buat rakyat miskin setiap bulan dan di pandemi Covid -19 ada juga bantuan dampak Covid -19,tapi keluarganya belum pernah mendapatkan,dirinya bertanya apakah kalau mau mendapatkan bantuan rakyat miskin atau bantuan dsmpak Covid’19 harus daftar lebih dahulu ,bilamana daftar harus daftar kemana,tuturnya kepada Suluhnews.id,Selasa ( 16/2/21).
“Saya sangat mengharapkan dapat Bantuan dari program pemerintah , apakah itu program PKH, BLT maupun Bansos lain”,papar Burhanudin.
Kaur Pemberdayaan Desa Daru Kecsmatan Jambe mewakili Plh .Kades Daru begitu dikomfirmasi tentang keluarga Burhanudin yang tiga saudaranya cacat dan tidak pernah mendapatkan bantuan yang berbentuk PKH atau BLT maupun BPNT mengatakan,” Memang betul mereka adalah warga kami meskipun sebenarnya mereka adalah pendatang dari jakarta dan menetap di sini sudah dalam kondisi lumpuh tapi kami tetap memperhatikan mereka seperti bantuan sembako dan yang lainnya,tapi untuk bantuan PKH dan BPNT kami sudah coba usulkan tapi kenyataanya sampai sekarang belum turun juga.” tuturnya Lanjutnya dia mengatakan,akan berupaya tahun ini nama keluarga tersebut akan terdaftar sebagai warga yang mendapatkan bantuan dari program PKH maupun BPNT,katanya.(rin)







