SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT — Ratusan peserta didik memadati lapangan SMK Negeri 42 Jakarta, pada Rabu 17 September 2025, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Dengan mengusung tema “Cintai Rasul, Menjadi Generasi Unggul”, acara ini digelar sebagai sarana pembinaan akhlak siswa sekaligus mengajak mereka meneladani kehidupan Rasulullah SAW sebagai bekal menghadapi masa depan.
Peringatan Maulid kali ini terasa istimewa karena menghadirkan penceramah Habib Muhammad bin Ahmad Alkaff. Dalam tausiyahnya, Habib Muhammad menegaskan, bahwa generasi unggul tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari keluhuran budi pekerti.
“Generasi unggul adalah mereka yang memiliki hati bersih, peduli sesama, dan menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama,” pesannya, di hadapan para siswa dan guru.
Rangkaian acara berlangsung khidmat sekaligus meriah. Para siswa menampilkan berbagai kegiatan islami, mulai dari pembacaan selawat, tawasul, hingga pertunjukan cosplay per angkatan yang menghadirkan kreativitas mereka. Antusiasme tampak jelas dari sorak semangat hingga kekompakan setiap kelas, menandakan kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad SAW serta keinginan untuk mengamalkan nilai-nilai yang diwariskan beliau.
Bagi siswa, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga. Dwi (16), salah satu peserta, mengaku mendapat banyak pelajaran penting atas diselenggarakannya peringatan Maulid Nabi ini.
“Saya jadi sadar, bahwa mencintai Nabi itu bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga mencontoh perilakunya, terutama dalam hal kesabaran dan keikhlasan,” ungkapnya.
Ia berharap, mampu menerapkan pesan tersebut dalam keseharian di sekolah maupun di rumah.
Hal serupa dirasakan Ilham (17), yang mengaku lebih termotivasi untuk belajar. “Saya jadi lebih semangat untuk menuntut ilmu. Kata Habib, meneladani Rasul juga berarti belajar sungguh-sungguh agar bisa bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Motivasi itu menambah semangatnya dalam mengejar cita-cita sekaligus memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Habib Muhammad bin Ahmad Alkaff. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, serta harapan agar seluruh peserta didik menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.
Melalui peringatan Maulid Nabi ini, panitia berharap nilai cinta Rasul semakin tertanam dalam diri siswa SMKN 42 Jakarta. Dengan demikian, sekolah tidak hanya mencetak generasi cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk insan yang memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta siap memberi manfaat bagi masyarakat di masa depan. (m3safira)







