SULUHNEWS.ID, JAKARTA – Pendidikan di Indonesia terus berkembang untuk mendorong pembelajaran berkualitas dan mengukur kemampuan murid dengan lebih baik. Untuk mendukung hal tersebut, salah satu kegiatan yang sedang dipersiapkan oleh Kemendikdasmen yaitu Tes Kemampuan Akademik (TKA). TKA dibuat berdasarkan landasan kebijakan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025.
Sebanyak 205 siswa SMK Al Ihsan mengikuti TKA dan AN (Asesmen Nasional). Pelaksanaan TKA di SMK Al Ihsan pada hari keempat berlangsung secara tertib, kondusif, dan menggunakan sistem berbasis komputer yang dibagi menjadi tiga sesi.
Sesi pertama berlangsung pukul 07.00–08.45 WIB, sesi kedua pukul 09.30–11.15 WIB, dan sesi ketiga pukul 12.00–13.45 WIB. Sementara itu, pada hari keempat, materi yang diujikan adalah dua mata pelajaran pilihan.
Pelaksanaan ujian dengan sistem berbasis komputer tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggaraan asesmen yang terstruktur. Para siswa mengikuti setiap tahapan ujian sesuai jadwal dan sesi yang telah ditentukan.
Sistem penilaian TKA menggunakan skala 200–800 dengan metode Item Response Theory (IRT) yang mengukur tingkat kesukaran soal, bukan sekadar persentase jawaban benar. Dengan metode tersebut, hasil asesmen diharapkan dapat memberikan gambaran kemampuan akademik siswa secara lebih terukur.
Saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Drs. Ujang Thohary, M.M., mengatakan bahwa pada hari Jumat (30/10/2026) akan diadakan TKA ulang disebabkan pada hari pertama dan kedua beberapa sesi mengalami kendala, ujarnya.
Pelaksanaan TKA ulang tersebut menjadi langkah untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang terdampak kendala teknis agar dapat mengikuti asesmen kembali.
Harapannya, siswa bisa diterima di tempat yang mereka inginkan. Seandainya mampu dalam AN (Asesmen Nasional), semoga bisa diterima di perguruan tinggi negeri, pungkasnya kepada Suluh News. (jamal)








