SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT – SMKN 42 Jakarta menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (17/9/2025) di lapangan sekolah, mulai pukul 07.45 hingga 15.00 WIB. Acara ini dihadiri lebih dari 500 peserta, yaitu siswa-siswi SMKN 42 Jakarta dan juga tamu dari sekolah lain, baik siswa maupun guru, dengan dresscode baju muslim bebas dan sopan.
Peringatan Maulid Nabi kali ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari tilawah Al-Qur’an, pembacaan Maulid, penampilan hadroh dan siswa, hingga kuis berhadiah. Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan penampilan spesial berupa fashion show bernuansa Islami, serta hadirnya beberapa stand makanan dan minuman yang turut menambah semarak kegiatan.
Acara ini menghadirkan penceramah, Habib Muhammad bin Ahmad Alkaff, yang menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh peserta. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya bersungguh-sungguh dalam berdoa.
“Jika kita ingin berdoa kepada Allah, kita harus meninggikan kedua tangan kita, juga kepala kita, dan mengeraskan suara. Bersungguh-sungguhlah dalam berdoa. Rasulullah SAW adalah teladan dengan sifat jujur, berani, amanah, dan cerdas. Sifat-sifat itulah yang perlu kita teladani dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Salah satu panitia, Ajeng, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. “Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan antusias peserta sangat luar biasa. Kami berharap, kegiatan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga bisa menumbuhkan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW. Pihak sekolah juga sangat mendukung terselenggaranya acara ini, karena melalui kegiatan seperti inilah kami para siswa bisa belajar, berkreasi, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya acara ini, para peserta tidak hanya mendapatkan hiburan dan kebersamaan, tetapi juga bekal ilmu serta teladan dari Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kebersamaan yang terjalin di lapangan SMKN 42 Jakarta menjadi bukti bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk meningkatkan keimanan.(m3widya)







