STQ Batuceper 2025 Resmi Digelar, Hadirkan Suasana Meriah dan Penuh Hikmah

STQ Batuceper 2025 Resmi Digelar, Hadirkan Suasana Meriah dan Penuh Hikmah.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG — Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-XXXI tingkat Kecamatan Batuceper resmi digelar di Kantor Kecamatan Batuceper pada Kamis–Jumat (11–12 September 2025). Kegiatan ini menghadirkan semangat dakwah, ajang prestasi, sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat.

Camat Batuceper, Achsin Ghufron Falfeli, S.STP, yang membuka acara menegaskan bahwa STQ merupakan ikhtiar bersama membentuk masyarakat Islami. “STQ bukan sekadar lomba, tapi sarana menggali bakat qari dan hafidz, sekaligus melestarikan seni membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kami mendorong agar pembelajaran Al-Qur’an menjadi budaya di keluarga, sekolah, hingga lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Tahun ini, STQ mengusung tema “Internalisasi Nilai-Nilai Qur’ani sebagai Epistemologi Kebenaran di Era Post-Truth”. Ketua Panitia, Tuhfatul Ahwazi, menjelaskan tema tersebut dipilih karena relevan dengan kondisi zaman, di mana masyarakat dituntut lebih bijak dalam menyikapi arus informasi. “Dengan STQ, kami ingin menanamkan nilai kebenaran yang berakar dari Al-Qur’an agar generasi muda tidak mudah goyah di era digital,” katanya.

Acara berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri pejabat kecamatan, Ketua MUI, Ketua KUA, Ketua LPTQ Kota Tangerang, para lurah se-Batuceper, serta ratusan peserta. Kehadiran masyarakat yang antusias semakin menegaskan bahwa STQ bukan hanya ajang seleksi, melainkan juga media dakwah Qur’ani sekaligus perekat silaturahmi antarwarga.

Beragam cabang diperlombakan, mulai dari tilawah, hifzh, qira’at, fahm, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Para peserta tampak bersemangat menampilkan kemampuan terbaiknya. Nur Aisyah (16), peserta cabang Tilawatil Qur’an, mengaku keikutsertaannya menjadi pengalaman berharga. “Bagi saya, ikut STQ bukan hanya soal menang, tapi kesempatan memperbaiki bacaan dan semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Adam (14), peserta cabang Hifzh Al-Qur’an. Ia menuturkan bahwa STQ menjadi wadah untuk menunjukkan hasil hafalannya. “Saya ingin memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk menang, tapi juga agar bisa membahagiakan orang tua dan guru yang selalu mendukung saya,” ujarnya.

Melalui STQ 2025 ini, Kecamatan Batuceper berharap lahir generasi Qur’ani yang fasih melantunkan ayat suci, memahami kandungan Al-Qur’an, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, STQ tidak berhenti di arena lomba, melainkan menjadi gerakan yang menghidupkan semangat Qur’ani di tengah masyarakat. (m3safira)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *