SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang, menggelar rapat kerja (raker) yang membahas sejumlah program strategis untuk penguatan organisasi. Salah satu pengurus SMSI, Fairuz Raden Mangku, menyampaikan pandangan sekaligus harapannya terhadap arah gerak organisasi ke depan.
Dalam keterangannya, Fairuz menyebutkan bahwa terdapat lima program kerja. Salah satu poinnya mengenai transformasi dan transparansi dalam tubuh organisasi.
Ketua SMSI memberikan arahan kepada pengurus maupun anggota. Hal ini menjadi langkah awal untuk menentukan arah, termasuk saat kita melakukan audiensi, yang tentu saja harus punya konsep yang jelas,” ujar Fairuz.
Fairuz juga menjelaskan bahwa SMSI merupakan organisasi yang menghimpun berbagai media yang ada di Kota Tangerang. Tidak hanya media lokal, tapi juga media yang bersifat nasional. Dirinya menambahkan, di setiap provinsi terdapat kepala perwakilan, sementara di tingkat kabupaten ada koordinator dan kontributor, yang semuanya merupakan bagian penting dari struktur organisasi SMSI.
Lebih dari itu, Fairuz menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi. Menurutnya, pra-raker dan raker seharusnya menjadi sarana penguatan kompetensi dan nilai kemanusiaan.
“Tujuan akhirnya cuma satu yaitu meningkatkan kualitas SDM semua anggota. Karena organisasi ini tidak bisa berdiri sendiri-sendiri. Harus ada kesinambungan dari atas sampai ke bawah,” tegasnya.
Dirinya pun menyambut positif jalannya raker kali ini. Menurut Fairuz, arahan yang diberikan oleh Ketua bersifat edukatif dan sangat bermanfaat bagi pengurus maupun anggota dalam memahami cara kerja organisasi.
Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap persoalan yang masih dihadapi. Salah satu kendala adalah ketika ada salah satu pengurus atau anggota yang membawa nama organisasi untuk kepentingan pribadi.
“Ini jadi catatan penting bagi kita semua agar menjaga nama baik organisasi,” ucapnya.
Sebagai bentuk solusi, Fairuz mengusulkan agar komunikasi dan koordinasi antar pengurus dan anggota diperkuat. Menurutnya, pertemuan rutin sangat penting untuk menjaga solidaritas dan kebersamaan.
“Kalau komunikasi kita intens, pertemuan juga rutin, pasti solidaritas dan silaturahmi akan tetap terjaga. Ini penting agar organisasi kita bisa terus berkembang dan solid,” tutupnya.(m3widya)







