Banten Sangat Hati-hati Memberikan Informasi Bantuan TIK

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, SERANG.— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten tampaknya begitu sangat hati-hati dalam menyampaikan informasi terkait bantuan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang bersumber dari DAK Tahun 2021 sebesar Rp.22.470.000.000 untuk SMA dan SMK di Banten.

Kepala Dindikbud Banten, Tabrani mengatakan bahwa bantuan TIK adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus untuk mendukung program asesmen nasional (AN) maupun asesmen kompetensi minimal (AKM) yang dicanangkan Mendikbud Nadiem Makarim.

“Disamping itu bantuan TIK juga sebagai upaya memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah untuk menunjang pembelajaran berbasis teknologi,” ucapnya.

Disinggung nilai bantuan, spesifikasi, sasaran sekolah serta waktu distribusi bantuan, Tabrani mengaku tak mengingatnya. “Naah kalau soal itunya saya lupa tuh. Coba hubungi PPK-nya saja ya,” sarannya.

Dalam bantuan TIK ini, Kepala Dindikbud Banten membuat kebijakan sedikit unik. Bagaimana tidak, Daiman yang sedianya sebagai Kasi Sarpras SMA malah ditunjuk PPK Bantuan TIK SMK dan Aceng sebagai Kasi Sarpras pada Bidang Pendidikan Khusus malah ditunjuk PPK Bantuan TIK SMA. Sementara Asep sebagai Kasi Sarpras SMK justru tak dilibatkan dalam kaitan ini.

“Penetapan PPK itu berjalan sampai penandatanganan kontrak pada Juli jika sampai tanggal 21 Juli 2021 kontrak belum juga rampung, maka dana bantuan DAK terancam hangus dan kembali ke kas negara,” Jelas Daiman.

Seiring berjalan waktu, Tabrani kembali mengambil kebijakan dengan mengganti PPK sesuai bidang-nya. Artinya Daiman kini menjadi PPK Bantuan TIK SMA dan Aceng sebagai PPK Bantuan TIK SMK.

Ketika ditanya tekait ppk yang berubah-rubah, Daiman mengatakan itu kebijakan pimpinan.

“Sampai saat ini bantuan TIK belum bisa didistribusikan karena semua unit harus mendapatkan kode login dari pusat data dan informasi (Pusdatin) Kemendikbud. Jadi kita terkendala disitu, karena udah seminggu ini server Pusdatin sempat down,” buka Daiman didampingi kedua staf pelaksananya di lantai dua Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, KP3B, Curug Kota Serang, Kamis (23/09/2021).

Untuk tujuan kehati-hatian, Damian masih enggan membeberkan bantuan tersebut secara terperinci. (Jika semua data diungkap ke publik-red) pihaknya memiliki kekhawatiran ada oknum-oknum yang menyalahgunakan pun memanfaatkan.

“Nanti sabar. Kita sedang bekerja dulu merampungkan semuanya. Kalau bantuan sudah didistribusikan dan diaudit semua data pasti akan dipublikasikan ke teman-teman media,” tegas Daiman.(Edg)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *