SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT – Sejumlah petugas kebersihan bersama warga bergotong royong membersihkan selokan di Kampung Kojan, Jakarta Barat, pada Sabtu 16 Agustus 2025. Kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi saluran air yang tersumbat akibat penumpukan sampah dan sedimentasi, sekaligus sebagai upaya meminimalisir terjadinya banjir saat musim hujan.
Kegiatan kerja bakti ini melibatkan sekitar 20 petugas kebersihan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, serta puluhan warga setempat. Pembersihan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari.
Ketua RT setempat, Karnati, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Menurutnya, selokan yang tersumbat menjadi salah satu penyebab genangan yang kerap dikeluhkan warga.
“Kami bersama petugas dan warga berinisiatif membersihkan selokan ini supaya aliran air lancar. Kalau dibiarkan mampet, khawatir nanti banjir bisa masuk ke rumah-rumah,” ujar Karnati saat ditemui di lokasi.
Karnati juga menjelaskan bahwa pembersihan selokan sebenarnya sudah menjadi agenda rutin warga.
“Pembersihan selokan air dilakukan secara rutin, setiap 2–3 bulan sekali atau lebih sering jika terdapat banyak daun atau sampah di sekitar area rumah. Selain itu, kita melakukan pembersihan juga sebelum musim hujan untuk mencegah banjir,” tambahnya.
Proses pembersihan dilakukan dengan mengangkat lumpur, sampah plastik, hingga material bangunan yang menyumbat saluran. Petugas tampak menggunakan alat sederhana seperti cangkul, sekop, dan karung untuk mengangkut endapan kotoran.
Salah satu warga Kampung Kojan, Suryani, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, banjir sudah menjadi masalah tahunan yang sangat meresahkan.
“Kalau hujan deras, air sering meluap sampai ke jalan bahkan masuk ke rumah. Semoga setelah dibersihkan, selokan bisa berfungsi lebih baik sehingga meminimalisir terjadi banjir,” ungkap Suryani.
Selain membersihkan saluran air, warga juga memanfaatkan kegiatan ini untuk saling mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan ke selokan. Sosialisasi kecil-kecilan dilakukan oleh pengurus RT bersama petugas kebersihan, agar warga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai penutup, Karnati menegaskan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Membersihkan selokan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas saja, tapi tanggung jawab kita semua. Kalau lingkungan bersih, kita sendiri juga yang merasakan manfaatnya,” tutupnya.
Dengan adanya kegiatan ini, warga Kampung Kojan berharap masalah banjir yang kerap menghantui kawasan mereka dapat berkurang, sekaligus menjadi contoh bagi wilayah lain untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.(m3safira)







