Desa Bantarwaru Patut Menjadi Desa Percontohan

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, SERANG-Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjadikan Desa Bantarwaru kecamatan Cinangka sebagai Desa Percontohan,dimana masyarakat Desa Bantarwaru, Kecamatan Cinangka telah merelakan tanahnya untuk digunakan untuk  proyek pelebaran jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, pihaknya melakukan peresmian jalan Karang Bolong – Jambu di Desa Bantarwaru.

Ia mengaku bangga sebab dalam pembangunan jalan tersebut antusias masyarakat sangat luar biasa. Dimana jalan yang awalnya hanya 2,5 meter kini dilebarkan menjadi 5 meter.

Namun yang membuat bangga, masyarakat sekitar rela untuk mengorbankan dan menghibahkan lahannya untuk pembangunan jalan.

“Ini akan dijadikan percontohan untuk desa lainnya karena kedepan kita akan meningkatkan jalan desa 400 KM jadi jalan kabupaten yang tadinya 3 meter jadi 5 meter,” ujarnya dalam sambutan peresmian jalan, Senin (28/9/21) .

Okeu mengatakan, prioritas pembangunan jalan desa tersebut adalah masyarakat yang mau menghibahkan lahan untuk jalan.

“Oleh karena itu masyarakat disini kami apresiasi kami bangga dan akan dijadikan percontohan. Bahwa ternyata di Kabupaten Serang masih ada masyarakat yang ingin jalan dan rela iklas hibah untuk jalan,” katanya.

Lanjutnya Okeu mengatakan, anggaran pembangunan jalan tersebut bersumber dari dana alokasi khusus atau DAK tahun 2021.

“Bukan hanya jalan 5 meter tapi dengan drainase,” ucapnya.

Ia juga berharap setelah dibangun masyarakat tidak hanya menggunakan namun ikut memelihara jalan tersebut.
“Kita sudah buat drainase jadi jangan buang sampah sembarangan sehingga mampet dan luber air ke jalan dan menggerus memotong umur jalan,” katanya.

Bupati Serang Ratu Chasanah mengatakan, masyarakat Desa Bantarwaru patut untuk dijadikan contoh. Sejak 2016 jadi bupati, jarang sekali dirinya ikut turun meresmikan jalan.

“Karena kalau ikut setiap hari, karena yang dibangun 580 kilometer. Biasanya kadis dan jajaran (yang meresmikan) kenapa saya memaksa hadir karena saya ingin berikan apresiasi jadi harus ketemu untuk ucapkan terima kasih ke bapak ibu,” ujarnya.

Tatu mengatakan, masyarakat Desa Bantarwaru luar biasa, karena jalan tersebut awalnya hanya 3 meter namun dengan sukarela masyarakat kompak sehingga bisa dilebarkan hingga 5 meter dan Pemda tanpa mengeluarkan dana penggantian lahan.

“Dengan dana terbatas Pemda ingin semua jalan bagus bukan hanya jalan kabupaten tapi desa, kami juga bantu jalan desa yang kewenangan kades, tapi kades uangnya terbatas jadi saya harus bantu perbaiki,” tuturnya.(arip)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *