SULUHNEWS.ID, KOTA JAKARTA – Menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, film animasi nasional Merah Putih: One for All menuai banyak kritik. Trailer yang dirilis awal Agustus ini diharapkan membangkitkan semangat nasionalisme, namun justru memicu protes dari warganet dan kreator konten di media sosial.
Film ini mengisahkan delapan anak dari berbagai daerah yang berjuang menyelamatkan bendera pusaka. Awalnya diharapkan menjadi karya animasi kebanggaan bangsa, namun sejumlah warganet menilai animasinya kaku, ekspresi karakter kurang natural, dan detail grafisnya lemah. Beberapa bahkan membandingkannya dengan film Jumbo yang dianggap lebih unggul secara teknis.
Kritik datang bukan hanya dari penonton biasa, tetapi juga dari kreator di media sosial. Potongan trailer yang tersebar di berbagai platform dibanjiri komentar pedas, mulai dari candaan soal visual hingga tudingan bahwa film ini hanyalah proyek formalitas jelang 17 Agustus.
Sutradara Jumbo, Ryan Adriandhy, ikut menanggapi melalui akun X miliknya.
“Kita upayakan terus yang bagus semampunya. Terus, terus, sampai akhirnya, yang dibuat dengan niat tidak tulus dan cara asal-asalan semakin tersingkirkan dan tidak punya alasan untuk minta didukung… Memang perlu yang gelap untuk tahu masa depan animasi Indonesia bisa terang,” tulisnya.
Selain kualitas visual, Suara.com mencatat adanya tudingan bahwa Merah Putih: One for All terkesan seperti “proyek dadakan” atau “kejar setoran” yang lebih mengutamakan momen nasionalisme dibanding kualitas cerita. Komentar serupa juga muncul di Radar Semarang, Radar Pasuruan, dan CeknRicek.
Meski kritik cukup deras, ada juga yang mengapresiasi niat pembuatannya. L.D. (22), salah satu konten kreator TikTok, menilai idenya positif.
“Idenya mengangkat semangat patriotik itu bagus, apalagi momennya pas buat 17-an. Tapi kalau kesannya dibuat seadanya, rasanya kurang pantas untuk langsung tayang di bioskop,” ujarnya.
Pihak rumah produksi belum memberikan keterangan resmi. Merah Putih: One for All dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 14 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 RI. (m3rini)







