Fraksi Gerindra Soroti Perubahan Anggaran Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang

Fraksi Gerindra Soroti Perubahan Anggaran Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang yang digelar pada 29 Juli 2025 berlangsung tertib di Gedung DPRD. Rapat ini dihadiri Wali Kota Tangerang, Ketua DPRD Kota Tangerang, para camat, lurah, ketua fraksi, serta jajaran pejabat daerah lainnya.

Rapat paripurna tersebut digelar dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi atas penjelasan wali kota terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Salah satu fraksi yang menyampaikan pandangan umumnya adalah Fraksi Partai Gerindra. Wakil Ketua Fraksi Gerindra, H. Junaidi, memaparkan sejumlah hal penting terkait pergeseran anggaran di beberapa sektor strategis.

Fraksi Gerindra menyoroti penambahan anggaran bidang pendidikan sebesar Rp111,24 miliar, sehingga total menjadi Rp1,439 triliun. Fraksi berharap penambahan ini benar-benar berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tangerang. Selain itu, mereka mendorong agar anggaran tersebut digunakan untuk peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk usulan kenaikan insentif bagi guru swasta menjadi Rp650 ribu per bulan.

Selain itu, Fraksi Gerindra mempertanyakan pengurangan anggaran sektor kesehatan sebesar Rp26,27 miliar, menjadi Rp1,030 triliun. Mereka menyoroti potensi dampaknya terhadap layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan, seperti ibu hamil, lansia, dan anak-anak.

Peningkatan anggaran pada sektor pekerjaan umum dan penanggulangan banjir, dari Rp810,79 miliar menjadi Rp3,28 triliun, juga menjadi perhatian. Fraksi Gerindra berharap dana tambahan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan infrastruktur pengendali banjir, terutama tanggul di titik-titik rawan.

Kemudian, Fraksi Gerindra menyayangkan pengurangan anggaran untuk koperasi dan UMKM dari Rp6,67 miliar menjadi Rp4,32 miliar. Menurut mereka, sektor ini memiliki peran penting dalam mendongkrak perekonomian masyarakat. Fraksi Gerindra mendorong pemerintah tetap fokus pada penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan, pendampingan, akses pembiayaan, insentif, bantuan teknologi, pengembangan pasar, serta infrastruktur penunjang.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi Gerindra menegaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi pelaksanaan APBD agar tetap selaras dengan visi dan misi Kota Tangerang: Akhlakul Karimah, Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing Tinggi.

“Semoga pandangan umum ini dapat menjadi masukan konstruktif bagi Pemerintah Kota Tangerang dalam menyusun dan menetapkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025,” tutup H. Junaidi.(m3safira)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *