Jumlah Penerima KJP Berkurang, Seorang Warga Khawatir Anaknya Tak Lagi Terpilih

Jumlah Penerima KJP Berkurang, Seorang Warga Khawatir Anaknya Tak Lagi Terpilih.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT – Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) tahap September 2025 kembali cair secara bertahap. Namun, jumlah penerima mengalami sedikit penurunan dari sebelumnya 707.622 siswa menjadi 707.513 siswa.

Penurunan jumlah penerima ini membuat sebagian orang tua mulai merasa khawatir, salah satunya Santi, warga Jakarta yang memiliki dua anak penerima KJP. Ia mengatakan, anaknya yang duduk di bangku SMP sudah menerima, namun untuk anaknya yang SMA hingga kini belum ada pencairan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Anak saya yang SMP sudah masuk, tapi yang SMA belum. Takutnya jangan-jangan ga terpilih lagi, soalnya sampai sekarang belum keluar. Katanya sih KJP bulan ini memang cairnya bertahap karena ada keterlambatan,” ujar Santi.

Santi mengaku khawatir jika keterlambatan ini membuat status penerimaan anaknya berubah. “Sebagai orang tua, kan jadi was-was juga. Karena bantuan ini penting banget buat biaya sekolah anak saya. Mudah-mudahan sih masih dapat, cuma keluarnya agak telat aja,” tambahnya.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebelumnya menegaskan, bahwa pencairan KJP bulan September dilakukan secara bertahap. Hal ini disebabkan adanya proses administrasi dan verifikasi data ulang, sehingga tidak semua penerima menerima bantuan di waktu yang sama.

Meski demikian, banyak orang tua berharap, pemerintah bisa memberikan kejelasan lebih cepat agar tidak menimbulkan keresahan.

“Kalau memang ada keterlambatan, ya kasih informasi jelas ke kita. Biar orang tua juga tenang dan ga takut anaknya dicoret dari penerima,” tutup Santi.

Sejauh ini, Pemprov DKI masih terus menyalurkan KJP sesuai jadwal bertahap. Masyarakat diminta untuk memantau informasi resmi dari Dinas Pendidikan maupun Bank DKI agar mengetahui perkembangan pencairan bantuan tersebut. (m3rini)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *