SULUHNEWS.ID, KAB. SERANG-Capaian vaksinasi di Kabupaten Serang baru 60 persen. Padahal pemerintah pusat menargetkan semua daerah harus mencapai target 70 persen capaian vaksinasinya hingga akhir Desember ini.
Maka dari Camat Cinangka, Deni Firdaus S.Sos, M.Si, kembali gelar gebyar vaksin covid-19 dengan target seribu jiwa bertempat di halaman Kecamatan, kamis 30/12/2021.
“Hari ini Kecamatan Cinangka mengadakan gebyar vaksin covid-19 dengan taget 1600 jiwa”, katanya.
Warga yang datang dan divaksin diberikan sembako.
“Sisa sembako, untuk vaksinasi besok lusa masih ada waktu sebelum tahun baru 2022”, kata Deni kepada Suluh News menjawab stok sembako masih bertumpuk.
Sementara Kepala PKM sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Cinangka, Opo Suryana SKM, menyampaikan dirinya sudah berusaha dan bekerjasama dengan berbagai pihak melaksanakan program vaksinasi ini.
Diakui Opo, dipenghujung Desember 2021 Kecamatan Cinangka dalam Posisi MERAH, menempati Rangking terendah ke 3 dikabupaten.
“Pihak Paskes terus dan siap melaksanakan vaksinasi kendati anggaran covid sejak september sudah ludes”, ungkap Kapus dimeja kerjanya.
Suasana gebyar vaksin Kecamatan Cinangka, terpantau sedikit gerah, pasalnya tenaga medis Puskes saat istirahat tiba, pulang tanpa pemberitahuan
“Tenaga Medis Puskes beda dengan tim Tni, mereka tetap standby”, ucap camat.
Ucapan senada juga dari Kepala Puskes, “Haduh, Nakes semuanya kabur”, ucap Opo dengan raut kesal.
Bila melihat warning Mendagri, Tito Karnavian dalam keterangannya, Jumat, 17 Desember 2021 “Bagi daerah yang tidak mencapai target 70 persen, akan kami evaluasi berupa teguran dan akan diberikan sanksi,” Kabupaten Serang lingkup kecamatan, ASN kecamatan dan Puskes Cinangka siap siap dan legowo menerima sanksi sebagai konsekuensi telah gagal melaksanakan program penanganan covid-19. Demikian juga 59.461 warga Cinangka, mau tidak mau harus menerima kemungkinan perlakuan berbeda dengan kecamatan lain yang vaksinasinya tercapai target.(arip)







