SULUHNEWS.ID, SEMARANG – Kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah bakal all out dalam mengamankan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru). Namun demikian, pemudik dari DKI dan luar Jawa Tengah diimbau agar tidak melakukan perjalanan mudik ke wilayah provinsi ini.
Polisi bakal menjaga ketat sejumlah akses pintuk masuk di wilayah Jawa Tengah selama masa libur akhir tahun. Tak tanggung-tanggung, 11 ribuan personel akan dikerahkan untuk mengamankan Nataru, termasuk menjaga setiap akses pintuk masuk Jateng.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, pihaknya mengimbau kepada pemudik yang akan masuk ke Jateng agar mengurungkan niatnya dan kembali ke tempat asal.
Menurutnya, ada beberapa titik lokasi yang menjadi fokus perhatian selama libur akhir tahun ini. Antara lain, ruas jalan tol dan jalur arteri, tempat-tempat ibadah hingga pusat perbelanjaan.
“Kami juga mengamankan sejumlah tempat wisata, dan ini yang perlu ekstra ketat penjagaan dari pihak kepolisian bersama tim gabungan,” katanya.
Sementara, sebanyak 16.500 personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas dan instansi terkait diterjunkan dalam operasi kemanusiaan.
Kami telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat, berkaitan dengan upaya penyekatan mobilitas masyarakat saat libur akhir tahun nanti,” kata Iskandar, Senin (21/12/2020).
Ia mengatakan, polisi akan melakukan pemeriksaan di pintu-pintu tol dan pintu masuk lainnya. Selain itu, pihaknya juga menerapkan 50 persen orang yang berkerumun di rest area dengan melakukan tes swab antigen.
“Apabila nanti ada yang reaktif akan disiapkan tempat-tempat karantina yang langsung dibawa aparat. Jadi, semua kita jaga dan mengerahkan personel,” ujarnya.(her)







