SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menegaskan pentingnya menjaga etos kerja dan disiplin waktu bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang selama bulan Ramadan. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pengajian Pegawai Pemkot Tangerang yang digelar di Masjid Raya Al-A’zhom, Senin (23/02/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas kinerja di tengah pelaksanaan ibadah puasa.
Dalam sambutannya, Maryono menekankan bahwa pelaksanaan tugas harus tetap berjalan optimal, terutama dalam hal ketepatan waktu dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai ASN tidak boleh berkurang hanya karena menjalankan ibadah Ramadan, mengingat pelayanan publik menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Bila kita tidak menunaikan tugas sesuai jadwal waktu yang ditentukan, nantinya akan berdampak pada kualitas pelayanan publik dan dapat mengorbankan kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maryono menyampaikan bahwa Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam bekerja, bukan sebaliknya. Ia juga mengajak seluruh ASN memanfaatkan momen Ramadan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-33 Kota Tangerang sebagai ajang refleksi dan evaluasi diri terhadap kontribusi yang telah diberikan bagi kemajuan daerah.
“Momentum ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia kota, tetapi saat yang tepat untuk merefleksikan sejauh mana kita telah memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kota Tangerang. Jika belum maksimal, Ramadan memberi kesempatan untuk memperbaiki niat, meningkatkan kualitas diri, dan bekerja lebih baik demi kota tercinta,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Ponpes An-Nuqthah, Zuhri Fauzi, yang menyampaikan tausyiah, turut mengingatkan bahwa bulan Ramadan seharusnya menjadi sarana peningkatan kualitas ibadah sekaligus kinerja. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk menurunkan kualitas pekerjaan selama Ramadan, karena setiap amal dan pekerjaan akan dipertanggungjawabkan.
“Tidak ada alasan menurunkan kualitas pekerjaan di bulan Ramadan. Justru Ramadan harus menjadi sarana peningkatan ibadah dan pekerjaan kita. Setiap amal dan pekerjaan kita akan dilihat serta dinilai oleh Allah SWT, dan kelak seluruh perbuatan akan dipertanggungjawabkan,” pesannya. (Ahmad)







