SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Tangerang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang dimanfaatkan Perumda Tirta Benteng untuk memperluas pelayanan kepada masyarakat. Melalui momentum tersebut, perusahaan daerah penyedia air minum itu meluncurkan beberapa program khusus yang dapat diakses pelanggan hingga 31 Maret 2026.
Selain sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, program tersebut juga menjadi penanda perkembangan layanan air bersih yang terus ditingkatkan. Dalam beberapa waktu terakhir, Perumda Tirta Benteng menerima hibah aset jaringan beserta sambungan rumah dari Kabupaten Tangerang dengan jumlah sekitar 70 ribu pelanggan yang kini resmi menjadi bagian dari pelanggan perusahaan.
Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, mengatakan terdapat tiga program utama yang disiapkan selama periode HUT Kota Tangerang tahun ini.
“Dalam rangka HUT ke-33 Kota Tangerang, Perumda Tirta Benteng menghadirkan tiga program utama yang dapat dimanfaatkan masyarakat hingga 31 Maret 2026,” tutur Joko, Jumat (26/2/26).
Program pertama berupa penghapusan denda serta sanksi administrasi bagi pelanggan yang memiliki tunggakan rekening air. Pelanggan cukup mendatangi kantor pelayanan Perumda Tirta Benteng untuk mengikuti program tersebut tanpa dikenakan biaya tambahan.
Program kedua yakni pembebasan biaya balik nama pelanggan. Layanan ini diperuntukkan bagi pelanggan yang ingin menyesuaikan kepemilikan rekening air, baik karena perpindahan wilayah maupun pergantian kepemilikan rumah.
“Biasanya, balik nama dikenakan biaya sebesar Rp125 ribu, namun selama periode program HUT, layanan ini diberikan secara gratis,” katanya.
Tak hanya itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan pemeriksaan kualitas air tanah secara cuma-cuma di laboratorium perusahaan. Warga dapat membawa sampel air untuk diuji tanpa dipungut biaya.
“Masyarakat yang belum maupun sudah menjadi pelanggan dapat membawa sampel air untuk diuji kualitasnya tanpa dipungut biaya. Padahal, normalnya pemeriksaan tersebut dikenakan tarif sekitar Rp150 ribu sesuai parameter yang ditetapkan,” jelas Joko.
Direktur Umum Perumda Tirta Benteng, Tommy Herdiansyah, menambahkan pihaknya telah mengoperasikan sistem pemantauan berbasis SCADA dan command center guna mengawasi proses produksi, distribusi, hingga kualitas air yang mengalir ke rumah pelanggan.
Selain itu, layanan pengiriman air melalui truk tangki disiagakan selama 24 jam untuk membantu masyarakat apabila terjadi gangguan distribusi, kebocoran jaringan, musim kemarau, maupun kondisi darurat lainnya.
“Komitmen kami di usia Kota Tangerang ke-33 adalah terus meningkatkan kualitas pelayanan agar menjadi perusahaan daerah yang mandiri, profesional, dan berkualitas. Kami juga terus mendukung target pelayanan air minum 100 persen pada tahun 2031,” tutupnya. (Zaki)







