SULUHNEWS.ID, KAB. TANGERANG – Suasana ceria mewarnai Halaman Kantor Kecamatan Pagedangan saat Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Taman Kanak-kanak tingkat Kecamatan Pagedangan, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan anak usia dini dari berbagai TK di wilayah tersebut.
Di hadapan para peserta dan orang tua, Wabup Intan menegaskan bahwa Porseni memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak, khususnya dalam pembentukan karakter sejak dini. Menurutnya, kegiatan olahraga dan seni menjadi media yang tepat untuk melatih keberanian, kerja sama, serta sikap sportif anak-anak.
“Lewat kegiatan seperti ini, anak-anak belajar tampil percaya diri, belajar bekerja sama, dan belajar menghargai teman. Ini jauh lebih penting daripada sekadar menang atau kalah,” ujar Intan.
Ia menilai, pendidikan karakter tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan positif. Karena itu, dukungan guru dan orang tua menjadi faktor utama dalam mendampingi anak-anak selama proses belajar dan bermain.
“Perhatian dan keteladanan dari orang tua serta guru adalah fondasi utama. Dari situlah anak-anak belajar bersikap santun, berperilaku baik, dan tumbuh menjadi pribadi yang seimbang, baik secara intelektual maupun emosional,” katanya.
Wabup Intan juga menyebutkan bahwa anak-anak peserta Porseni merupakan generasi penerus yang akan membawa masa depan Kabupaten Tangerang. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan pendidikan anak usia dini sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberi ruang aman dan positif bagi anak-anak untuk berkembang,” tambahnya.
Kegiatan Porseni ini pun mendapat apresiasi dari para pendidik. Salah seorang guru TK di Kecamatan Pagedangan, Anisa, mengatakan bahwa Porseni menjadi momentum penting bagi anak-anak untuk belajar tampil di depan umum dan berinteraksi dengan teman sebaya.
“Anak-anak terlihat lebih berani dan percaya diri. Mereka juga belajar sportivitas dan kebersamaan. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. (ahmad)







