SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Bekas galian pipa milik PDAM Kota Tangerang di sepanjang Jalan M. Toha menuai banyak keluhan. Tercatat ada sekitar 20 titik galian yang hingga kini belum juga dirapikan meski sudah lebih dari satu bulan pengerjaan, tepatnya tanggal 1 Oktober 2025.
Lubang yang dibiarkan terbuka membuat badan jalan menyempit dan berdebu. Akibatnya, arus kendaraan kerap tersendat, parah terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Jalan M. Toha yang terletak di Kecamatan Periuk merupakan jalur utama penghubung antara kawasan permukiman dengan pusat Kota Tangerang. Kondisi ini membuat dampak kemacetan semakin meluas.
Arif Santoso, seorang pengemudi yang setiap hari melintas di ruas jalan tersebut, mengaku terganggu dengan kondisi itu.
“Hampir tiap hari macet gara-gara galian ini gak dirapihin. Ada banyak lubang, bikin motor sama mobil susah lewat. Udah sebulan lebih gak kelar-kelar,” ujarnya.
Petugas lapangan PDAM, Satrio menjelaskan, perapihan galian memerlukan waktu karena ada proses teknis yang harus dijalankan.
“Setelah pipa dipasang, tanah harus dipadatkan dulu agar jalan kuat. Selain itu, arus kendaraan di Jalan M. Toha padat, jadi pekerjaan harus dilakukan bertahap supaya aman,” jelasnya.
Warga berharap, 20 titik galian ini segera diperbaiki agar jalan kembali normal. Jika terus dibiarkan, kemacetan diperkirakan semakin sering terjadi di kawasan tersebut.(m3wahid)







