SULUHNEWS.ID, KAB. TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan pengoperasian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Palasari yang dirangkaikan dengan bazar produk UMKM di halaman Kantor Desa Palasari, Kecamatan Legok, Selasa (17/02/26).
Peresmian tersebut menandai dimulainya operasional gudang dan gerai koperasi yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari telur, mi instan, kecap, saus hingga gas LPG 3 kilogram.
Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi kesiapan KDMP Palasari yang telah melayani anggota maupun warga sekitar. Ia menegaskan, percepatan operasional koperasi merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar Koperasi Desa Merah Putih segera bergerak dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini sudah berjalan sesuai arahan Bapak Presiden agar Koperasi Desa Merah Putih cepat operasional dan bergulir untuk kepentingan masyarakat. Warga tidak perlu jauh-jauh berbelanja. Harganya bersaing, bahkan bisa lebih murah karena dekat dengan lingkungan sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan koperasi tidak hanya mempermudah akses kebutuhan pokok, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi desa serta membuka peluang kerja baru. Ia pun meminta pengurus koperasi meningkatkan layanan, termasuk menyediakan fasilitas antar bagi warga yang memesan melalui telepon.
“Kalau ada masyarakat yang pesan gas, beras, telur, atau kebutuhan lainnya lewat telepon, harus diantar. Ini bagian dari pelayanan yang cepat dan memudahkan,” tegasnya.
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Bupati juga mengingatkan agar pengurus memastikan ketersediaan stok sembako dan bahan kebutuhan sahur maupun berbuka tetap aman.
“Pastikan stok tetap tersedia dan koperasi tetap melayani masyarakat selama bulan Ramadan,” pintanya.
Ia berharap operasional KDMP Palasari mampu memperkuat ekonomi lokal, memberi kepastian usaha bagi warga, serta mendorong pengurus koperasi terus mengembangkan unit usaha secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua KDMP Palasari, Nurdiansyah, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Saat ini, koperasi tersebut telah memiliki sekitar 147 anggota.
“Kami ingin koperasi ini menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal, seperti pertanian, produksi sepatu, keset, dan makanan ringan,” ujarnya.
Ke depan, KDMP Palasari berencana mengembangkan unit pengolahan dan penggilingan padi bekerja sama dengan kelompok tani. Gabah petani akan diolah menjadi beras hingga produk turunannya yang dikelola secara mandiri oleh koperasi.
“Langkah ini diharapkan meningkatkan nilai tambah hasil panen dan kesejahteraan petani. Kami juga berharap ada dukungan akses permodalan agar koperasi dapat berkembang lebih optimal,” tambahnya. (martinus)







