Menelusuri Taman Suropati, Ruang Hijau Bersejarah di Tengah Jakarta

Menelusuri Taman Suropati, Ruang Hijau Bersejarah di Tengah Jakarta.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA PUSAT — Di tengah padatnya aktivitas ibu kota, Taman Suropati menjadi tempat favorit warga Jakarta untuk melepas penat. Terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, taman ini menawarkan suasana hijau yang asri dengan pepohonan rindang, kicauan burung, serta udara yang lebih segar dibandingkan area sekitarnya.

Taman yang kini dikenal dengan nama Taman Suropati ini memiliki sejarah panjang sejak masa kolonial Belanda. Dahulu, taman ini bernama Burgemeester Bisschopplein, diambil dari nama Wali Kota Batavia saat itu, G.J. Bisschop. Setelah Indonesia merdeka, namanya diubah menjadi Taman Suropati untuk menghormati pahlawan nasional Untung Suropati. Hingga kini, taman bersejarah ini tetap menjadi ikon kawasan Menteng sekaligus simbol pelestarian ruang hijau di tengah kemajuan Jakarta.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Setiap pagi dan sore, Taman Suropati selalu ramai dikunjungi warga dari berbagai usia. Ada yang berolahraga, berjalan santai, bermain musik, hingga sekadar duduk menikmati ketenangan. Suasana rindang dan damai membuat pengunjung betah berlama-lama di taman ini. Selain itu, taman ini juga dilengkapi dengan jalur pejalan kaki, area duduk yang teduh, taman bunga yang tertata rapi, area bermain anak, serta area latihan musik terbuka yang sering digunakan komunitas.

Petugas taman, Slamet, menjelaskan bahwa perawatan dilakukan setiap hari agar taman tetap nyaman dan bersih bagi pengunjung.

“Kami rutin membersihkan area taman dan memangkas pohon yang sudah terlalu rimbun. Setiap hari ada tim kebersihan yang berkeliling sejak pagi hingga sore,” ujarnya, Jumat (17/10)

Sementara itu, salah satu pengunjung, Dinda (27), warga Kramat, mengaku sering datang ke Taman Suropati setiap akhir pekan bersama teman-temannya.

“Tempatnya sejuk dan bersih. Saya suka jogging di sini karena suasananya tenang, banyak pohon, dan aman. Rasanya seperti lupa kalau lagi di tengah Jakarta,” katanya.

Selain menjadi ruang terbuka hijau, taman ini juga sering digunakan untuk kegiatan komunitas, seperti latihan musik orkestra, yoga bersama, hingga acara sosial. Banyak komunitas memanfaatkan suasana damai taman ini sebagai tempat berkumpul dan berbagi kegiatan positif. Keberadaan Taman Suropati tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga wadah interaksi sosial antarwarga yang memperkuat rasa kebersamaan.

Dengan keindahan, sejarah, dan ketenangannya, Taman Suropati menjadi simbol bahwa Jakarta masih memiliki ruang hijau yang hidup dan lestari. Di tengah gempuran gedung-gedung tinggi dan padatnya lalu lintas, taman ini tetap berdiri sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan kota dan kelestarian alam. (m3safira)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *