Akibat Jalan Rusak, Warga Kampung Malang Stop Mobil Bermuatan Matrial Pembangunan Kapling

Akibat Jalan Rusak, Warga Kampung Malang Stop Mobil Bermuatan Matrial Pembangunan Kapling.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG – Warga Kampung Malang Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, mengeluhkan rusaknya ruas jalan di wilayah mereka akibat kendaraan bermuatan matrial milik pengusaha perumahan kapling HMS
yang lalu lalang melintasi jalan tersebut. Hal itu mengakibatkan masyarakat setempat geram hingga terjadi penyetopan dan teguran pada pengendara mobil bermuatan matrial bahan baku perumahan kapling.

Muhammad Obo (47) salah satu warga setempat, merasa geram atas pengaduan-pengaduan dari beberapa warga karna kondisi jalan yang rusak, diperburuk oleh kendaraan bermuatan matrial bahan baku pembangunan perumahan yang terus melintasi jalan tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Baru saja kami menyetop mobil matrial bermuatan bahan baku perumahan kapling HMS yang selalu beroperasi di rute jalan ini. Bertahun-tahun kami merasakan bising dan ngebul oleh mobil pengangkut matrial hingga jalan hancur, pengusaha tersebut tidak pernah perhatikan jalan yang hancur dan terkesan hanya mementingkan keuntungan pribadi dan karna hal ini kami selaku warga terdampak yang merasa sangat dirugikan,” ucap obo kepada wartawan pada Senin 27 Oktober 2025.

Lanjut Obo menjelaskan, “Kami sangat menyayangkan jalan yang di buat oleh anggaran APBD pemerintah harusnya untuk kepentingan umum masyarakat, bukan untuk pengusaha-pengusaha yang hanya mementingkan keuntungan sendiri. Adanya aktivitas mobil-mobil bermuatan berat seperti batu kali, tanah dan sebagainya jelas berdampak jalan cepat rusak yang seharusnya jalan ini bisa bertahan lama,” tegas obo.

Selain itu Kapten Teguh yang juga salah satu tokoh masyarakat setempat membenarkan masyarakat mengeluh, bukan hanya lingkungan jalan yang rusak akibat aktivitas mobil-mobil bermuatan berat, tapi juga ketika hujan air menggenang sampai masuk ke halaman rumah, sampai para warga harus membuat bendungan air sendiri.

“Dalam antisipasi jalan yang semakin rusak dan banjir saat hujan tiba, disebabkan karna adanya aktivitas mobil matrial yang selalu beroperasi. Maka kami hentikan kendaraan matrial perumahan kapling HMS, dan memberikan peringatan kepada pengemudi agar mencari rute alternatif atau memperbaiki jalan tersebut,” ucap teguh. (Tuti)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *