Kreativitas UPS Menteng Hadirkan Kraken dari Limbah Plastik untuk Festival Lingkungan 2025

Kreativitas UPS Menteng Hadirkan Kraken dari Limbah Plastik untuk Festival Lingkungan 2025.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA PUSAT — Sebuah perahu berbentuk monster laut Kraken sukses mencuri perhatian warga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Bukan sekadar hiasan, karya ini merupakan inovasi dari Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Kecamatan Menteng yang memanfaatkan sampah plastik menjadi karya seni bernilai tinggi.

Perahu unik tersebut dirakit menggunakan 400 galon bekas dan 750 botol air mineral berbagai ukuran, mulai dari 350 ml hingga 19 liter. Limbah plastik itu dirangkai menjadi bentuk gurita raksasa dengan tubuh berwarna biru tua dan tentakel merah muda yang mencolok. Hasilnya, lahirlah sebuah replika Kraken yang tidak hanya artistik tetapi juga sarat pesan lingkungan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Prasetyo, pengawas UPS Badan Air Kecamatan Menteng menjelaskan, bahwa ide Kraken ini karena adanya keresahan terhadap pencemaran sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan.

“Sampah plastik yang kita hasilkan setiap hari bisa menimbulkan masalah besar jika tidak dikelola. Lewat perahu Kraken ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa pencemaran yang kita buat sendiri akhirnya akan kembali merugikan manusia. Tapi di sisi lain, sampah juga bisa jadi bahan yang bermanfaat dan indah bila diolah kreatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, karya ini sekaligus dipersembahkan untuk meramaikan Festival Perahu Cinta Lingkungan 2025, sebuah ajang tahunan yang digelar untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan air dan memanfaatkan limbah secara kreatif.

“Festival ini adalah momen yang tepat untuk menampilkan karya. Harapannya, warga tidak hanya terhibur, tapi juga semakin sadar dan termotivasi untuk ikut mengurangi sampah plastik,” imbuhnya.

Upaya ini sejalan dengan program Pemprov DKI Jakarta yang terus mendorong konsep daur ulang dan upcycling dalam pengelolaan sampah. Melalui karya-karya semacam ini, pesan lingkungan dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat, kreatif, dan menyenangkan bagi masyarakat.

Warga sekitar pun memberikan apresiasi positif. Rohiman (38), seorang ibu rumah tangga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, mengaku kagum dengan hasil karya tersebut.

“Awalnya saya kira ini dekorasi untuk acara besar, ternyata semua bahannya dari sampah botol dan galon bekas. Keren sekali, ini jadi bukti kalau sampah tidak hanya jadi masalah, tapi bisa jadi karya seni. Anak-anak juga senang, mereka jadi lebih paham kalau buang sampah sembarangan itu berbahaya,” tuturnya.

Selain sebagai sarana edukasi, keberadaan perahu Kraken ini juga menghadirkan suasana berbeda di tengah masyarakat. Beberapa warga terlihat berhenti sejenak untuk mengabadikan momen, bahkan ada yang menjadikannya latar belakang foto bersama keluarga.

Sebagai penutup, Prasetyo menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Perubahan kecil bisa dimulai dari hal sederhana, misalnya mengurangi plastik sekali pakai dan membuang sampah pada tempatnya. Lewat kreativitas ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah bisa menjadi berkah, bukan sekadar masalah,” pungkasnya.

Dengan pesan yang kuat dan tampilan yang unik, perahu Kraken karya UPS Menteng menjadi simbol bahwa solusi terhadap masalah lingkungan bisa lahir dari ide kreatif dan kepedulian bersama. Karya ini menunjukkan bahwa sampah tidak selalu identik dengan sesuatu yang kotor dan merugikan, melainkan bisa diolah menjadi bentuk yang indah, edukatif, sekaligus inspiratif. (m3safira)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *