SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Taman Makam Pahlawan Taruna (TMP Taruna) yang terletak di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, bukan sekadar kawasan pemakaman. Di balik sunyinya nisan dan pepohonan rindang, tempat ini menyimpan kisah perjuangan dan pengorbanan para perwira muda yang gugur dalam Peristiwa Lengkong.
Di taman makam tersebut, terdapat 48 sosok pahlawan yang dimakamkan. Terdiri dari 10 perwira, 35 taruna, serta 3 pahlawan tak dikenal. Mereka adalah para pejuang yang gugur dalam insiden berdarah pada 25 Januari 1946, saat Taruna Akademi Militer Tangerang yang dipimpin Mayor Daan Mogot, mencoba melucuti senjata pasukan Jepang di Lengkong, Kabupaten Tangerang.
Namun lebih dari sekadar tempat peristirahatan terakhir, TMP Taruna menjadi saksi bisu keteguhan seorang tokoh militer besar Indonesia, Kemal Idris. Dialah yang membangun dan menjaga agar kenangan terhadap para taruna yang gugur tak hilang ditelan zaman.
“Saya datang dari Jawa Timur untuk mengurus makamnya. Dulu tempatnya masih tanah semua. Sekarang sudah dibangun rapi sama Pak Kemal Idris” ujar Pak Jary, selaku penjaga makam. Ia menjadi saksi hidup dari transformasi tempat ini, dari lahan sederhana menjadi taman makam yang kini berdiri kokoh dan menjadi tempat ziarah nasional.
Kemal Idris, yang saat itu berpangkat Mayor, merupakan perwira tinggi yang dikenal sebagai pendiri Batalyon Kemal Idris, salah satu satuan TNI yang pertama kali masuk ke ibu kota setelah Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia.
“Pak Kemal waktu itu lagi tugas luar. Pulang-pulang, teman-temannya sudah nggak ada. Itu sebabnya tempat ini dibangun dan dirawat serius,” ujarnya lagi. (m3safira)







