SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT — Aula SMKN 42 Jakarta dipadati ratusan pelajar putri pada Sabtu 20 September 2025 dalam acara Keputrian Akbar “Tuliphy 2025”. Mengusung tema “Trusting Unseen Love, In Purity Holds You”, kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi SMAN 33 dan SMKN 42 Jakarta dalam menumbuhkan generasi beriman, berkarakter, sekaligus mempererat persaudaraan antar pelajar.
Acara menghadirkan dua narasumber, Mulyanti Andhani, S.Pd. dan Sahra Azzahra Rifasa, S.Ds., yang membawakan materi tentang menjaga kesucian hati, menumbuhkan rasa percaya pada cinta yang tak terlihat, serta memperkuat spiritualitas remaja di era modern. Kegiatan ini tidak hanya diikuti siswa aktif, tetapi juga menghadirkan guru, alumni SMAN 33 dan SMKN 42 Jakarta, serta peserta undangan dari sejumlah sekolah di Jakarta.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 42 Jakarta, Siti Sugiarti, menyambut baik terselenggaranya acara tersebut. “Keputrian Akbar ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum penting untuk memperkuat karakter generasi muda, khususnya siswi, agar tetap menjaga martabat dan melangkah dengan nilai keimanan. Kami bangga bisa berkolaborasi dengan SMAN 33, apalagi ini merupakan kali pertama,” ujarnya.
Ketua pelaksana, Lintang Lismantias, menambahkan bahwa perjalanan menuju acara tidak selalu mulus. “Perjalanan menuju acara ini tidak mudah, sempat tertunda karena beberapa kendala. Namun, berkat kekompakan panitia dan dukungan penuh pihak sekolah, akhirnya Tuliphy 2025 dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian acara. Sarah, siswi SMAN 94 Jakarta yang hadir sebagai peserta undangan, mengaku senang bisa ikut serta. “Saya baru pertama kali mengikuti Keputrian Akbar yang kolaborasi dua sekolah, dan suasananya sangat menyenangkan. Materi yang dibawakan juga membuat saya lebih termotivasi untuk memperbaiki diri,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, acara juga diramaikan dengan penampilan kreativitas siswa berupa nasyid, pidato, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sesi tanya jawab dengan narasumber. Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga siang hari dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan.
Keputrian Akbar “Tuliphy 2025” ditutup dengan doa bersama serta pesan untuk terus menjaga semangat keimanan dan keanggunan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kolaborasi lintas sekolah ini, nilai persaudaraan semakin kuat, sejalan dengan semangat tema yang diusung: Shining with Faith, Moving with Grace. (m3safira)







