PAD Kota Tangerang Tembus Target, Digitalisasi dan Aerotropolis Jadi Fokus 2026

PAD Kota Tangerang Tembus Target, Digitalisasi dan Aerotropolis Jadi Fokus 2026
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang sepanjang Tahun 2025 menunjukkan tren positif. Realisasi pajak dan retribusi tidak hanya memenuhi target, tetapi juga menjadi penanda menguatnya fondasi fiskal daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Evaluasi PAD Periode Triwulan IV Tahun 2025 yang digelar bersamaan dengan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tangerang di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), atas capaian kinerja yang dinilai melampaui ekspektasi.

“Terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran Perangkat Daerah, khususnya Bapenda, yang telah melakukan berbagai terobosan sehingga target PAD Triwulan IV Tahun 2025 dapat tercapai. Kita tentu tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, saya berharap potensi PAD Kota Tangerang dapat terus kita tingkatkan untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama,” ujar Maryono.

Menurut Maryono, tantangan ke depan tidak lagi sekadar mengejar target angka, tetapi memastikan sistem pengelolaan pendapatan daerah semakin transparan, efisien, dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) menjadi salah satu prioritas utama.

Di hadapan jajaran Direktur BUMD dan Kepala Cabang Bank BJB Kota Tangerang, ia menekankan pentingnya perluasan kanal pembayaran digital untuk pajak dan retribusi daerah.

“Perluas kanal pembayaran digital untuk realisasi pajak daerah. Dengan digitalisasi pembayaran, kita dapat mengurangi potensi kehilangan PAD, mempermudah layanan, serta mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi,” tegasnya.

Selain digitalisasi, Pemkot Tangerang juga mulai mengarahkan perhatian pada pengembangan sumber PAD jangka panjang melalui pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu yang dibahas dalam rapat tersebut adalah pengembangan Kawasan Bisnis Aerotropolis.

Maryono menilai, Aerotropolis tidak hanya berpotensi menjadi lokomotif ekonomi baru, tetapi juga memperkuat daya saing Kota Tangerang sebagai wilayah penyangga strategis nasional.

“Pengembangan kawasan Aerotropolis harus segera kita wujudkan. Selain menambah sumber PAD baru, kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Tangerang, Kiki Wibhawa, memaparkan bahwa realisasi pajak daerah sepanjang Tahun 2025 mencapai Rp2,72 triliun atau 100,38 persen dari target. Capaian retribusi daerah bahkan menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 107,77 persen dengan nilai Rp293,9 miliar.

Capaian tersebut menjadi pijakan awal bagi Pemkot Tangerang untuk melangkah lebih jauh, tidak hanya mengamankan pendapatan daerah, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang dihimpun kembali ke masyarakat melalui pembangunan dan layanan publik yang berkualitas. (Zaki)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *