SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji Kabupaten Tangerang telah melakukan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang telah bridging system BPJS dengan aplikasi JKN Mobile.
Sementara itu Dirut RSUD dr.Umie Kulsum.MM menyebutkan sejalan dengan diterapkannya SIMRS juga merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan PAD.
” Langkah perubahan ini merupakan Komitmen mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima dan bermutu sejalan dengan program dan pemanfaatan teknologi informasi,” kata Dirut RUSD Pakuhaji.

Lanjut dr Umie Kulsum, sistem pelayanan online dapat memberikan pelayanan kesehatan lebih berkualitas. Dengan ini bagi masyarakat yang rumahnya jauh tidak perlu lagi datang ke rumah sakit, jadi bisa langsung mendaftar secara online.
Sehingga masyarakat yang rumahnya jauh sekali pun tidak perlu bolak balik untuk ke rumah sakit, karena sudah terdaftar dan terjadwal nomor antrian poli kliniknya. “Kalau dulu kan di loket pendaftaran aja, sekarang enggak. Kemudian sekarang antrian online. Masyarakat sudah bisa menggunakan Hp dari rumah satu hari sebelumnya, atau dua hari sebelumnya bisa daftar dan langsung dapat nomor antrin.
Sedangkan BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa mendukung penuh langkah Direktur RSUD Pakuhaji, dr Umie Kulsum, untuk mengoptimalisasi Sistem Informasi Management Rumah Sakit (SIM-RS)
Demikian hal itu disampaikan bagian mutu layanan pasilitas kesehatan BPJS Kesehatan cabang Tigaraksa, Rosmaliana
“Optimalisasi SIM-RS itu dilakukan dr Umie melalui Pengintegrasian Layanan Administrasi Unit Layanan di RSUD Pakuhaji dengan Aplikasi pendaftaran dan Sistem Antrian Online BPJS Kesehatan,” terang Rosmaliana.
Tidak hanya itu, lanjut Rosmaliana, bahwa pihaknya juga mengapresiasi aksi perubahan yang dilakukan oleh direktur RSUD Pakuhaji, yang baru beberapa bulan itu menjabat.
“Apresiasi kami terhadap aksi perubahan tersebut dalam rangka Transformasi Mutu Layanan agar peserta JKN di RSUD Pakuhaji mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat dan setara,” ujarnya.
Dia juga mengungkapkan dari data per tanggal 4 Desember 2023 pihaknya sudah mencatat 66,36 persen peserta JKN di RSUD Pakuhaji yang memanfaatkan Sistem Antrian Online tersebut.
“Kami berharap kedepannya akan terus meningkat pemanfaatannya,” pungkasnya.(adv)







